Apa dampak negatif deterritorialization?
Apa dampak negatif deterritorialization?
Deterritorialization
kehilangan batas teritorial yang
mengakibatkan hilangnya rasa aman diakibatkan kemajuan teknologi yang
diaplikasikan kedalam teknologi perang sehingga memungkinkan untuk melakukan
serangan jarak jauh, rasa aman hilang karena dimanapun dan sejauh apapun
wilayah itu tetap dapat menjadi sasaran serangan oleh rudal-rudal jarak jauh
yang sekarang bahkan dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi menjai rudal
jelajah yang dapat menempuh jarak antar benua, jika ini terjadi maka dampak
dari perang bukan hanya dirasakan oleh penduduk yang berada di dekat wilayah
perang saja wilayah yang jauh pun kini dapat terkena dampaknya.
Deterritorialization
dapat menciptakan ancaman dari dalam negara itu sendiri contohnya seperti
teroris sehingga negara nampaknya gagal dalam memberikan perlindungan dan rasa
aman bagi warganya gagal, jika tinakan penyerangan teroris ini terjadi maka
negara dinyatakan gagal melindungi kedaulatannya. Terorisme disini juga
merupakan dampak deterritorialization, sulitnya memprediksi terjadinya tindak
terorisme akibat kemajuan teknologi yang juga dimanfaatkan oleh teroris untuk
mempelajari, menciptakan, dan menggunakan motode-metode baru yang lebih efektif
untuk melancarkan serangan, yang terjadi dimanapun, kapanpun, dan siapapun.
Deterritorialization
merusak kedaulatan negara jika musuh menggunakan teknologi yang lebih canggih
contohnya pesawat tempur berteknologi siluman yang sulit dideteksi radar.
Penggunaan teknologi siluman pada pesawat tempur yang canggih hingga sulit
terdeteksi oleh sistem pertahanan sehingga pesawat musuh dapat masuk melakukan
penyerangan ataupun tindakan mata-mata, disini artinya kedaulatannya telah
dilanggar karena musuh dari luar dapat keluar masuk tanpa terdeteksi.
Dalam deterritorialization
terdapat ketidakseimbangan disini terjadi di politik, ekonomi, dan budaya dari
berbagai bidang lainnya, ketidak seimbangan politik disini terjadi karena
masuknya pengaruh-pengaruh politik dari negara luar yag memiliki power lebih
tingi menggunakan berbagai bentuk tekanan, lemah dan kuatnya politik negara
dipengaruhi oleh kekuatan militer dan ekonominya, sehingga negara yang lebih
lemah mudah dipengaruhi politiknya oleh pihak maupun negara dari luar.
Ketidak
seimbangan ekonomi disini terjadi di beberapa negara yang memiliki
ketergantungan terhadap barang-barang dan teknologi dari negara maju menjadikan
jumlah impor lebih tinggi ketimbang ekspor sehingga pertumbuhan ekonomi
terhambat, selian itu kemajuan teknologi mengakibatkan menghilangnya beberapa
bidang pekerjaan yang kini digantikan oleh mesin robot yang dinilai kinerjanya
lebih efisien.
Sementara itu
semakin berkembangnya teknologi mengakibatkan seakan hilangnya batas-batas yang
memisahkan negara di dunia sehingga memudahkan masuknya budaya dari luar dan
menggeser budaya lokal dengan budaya-budaya dari luar yang modern dengan jumlah
peminat yang lebih banyak, kondisi ini terus menerus terjadi menyebabkan
hilangnya eksistensi budaya tradisional.
Komentar
Posting Komentar