Apa pengaruh geografis terhadap hubungan internasional
Apa pengaruh geografis terhadap hubungan internasional
Faktor geografis
merupakan faktor yang membedakan suatu wilayah negara dengan negara lain yang
memiliki geografis berbeda.Geografis ini mempengaruhi perbedaan iklim antar
wilayah satu dengan wilayah lainnya. Terjalinnya hubungan antar negara
dikarenakan geografis yang berbeda membuat negara-negara saling membutuhkan
untuk memenuhi kebutuhannya terutama kebutuhan akan akan barang,pangan,bahan yang
sulit ditemukan dinegaranya tapi tidak di negara lain, ini disebabkan bahan
baku yang tidak bisa di temukan di
wilayah tertentu, biasanya hal ini terjadi di sektor pangan yang kategori
tumbuhan dimana tumbuhan memiliki sifat yang berbeda beda seperti hanya cocok
ditanam di iklim tertentu, faktor geografi dimana setiap negara memiliki
sesuatu yang hanya dapat ditemukan di geografis tertentu, hal ini mendorong
masing-masing negara saling membutuhkan sehingga terjadilah interaksi sebagai
bentuk dari pemenuhan kebutuhan tadi melalui hubungan diplomatik untuk
mempermudah hubugan ekonomi melalui perdagangan, interaksi ini seiring waktu
akan mengalami perubahan yang dari awalnya hanya beberapa negara kemudian
bertambah dan terus bertambah dan inilah yang nantinya disebut sebagai
komunitas internasional yang didalamnya terjadi berbagai hal, baik yang
menyangkut ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, dan budaya. Jadi dapat
disimpulkan bahwa pengaruh geografis terhadap hubungan internasional ialah
sebagai berikut:
Faktor terciptanya interaksi yakni yang menjadi awal
mula terbentuknya hubungan internasional.
Ini terlihat
dari awal penjelasan bahwa saling membutuhkan akibat perbedaan geografis adalah
awal mulanya terbentuknya hubungan yang kemudian berkembanglah menjadi hubungan
yang lebih luas. Hubungan ini menghubungkan berbagai negara di dunia sehingga
terbentulah hubungan internasional
Penghubung antar kepentingan yakni untuk memenuhi
kebutuhan negara.
Geografis
menjadi alasan kepentingan masing-masing negara untuk menjalin hubungan diplomatik ini, jadi yang
menghubungkan antar kepentingan-kepentingan berbagai negara ialah geografis itu
sendiri disamping faktor-faktor lainnya.
Sebagai faktor yang mempengaruhi berkembangnya
hubungan internasional.
Geografis
merupakan faktor yang mendorong perkembangan hubungan internasional hal ini
disebabkan geografis mempengaruhi politik di suatu kawasan maka kondisi politik
ini akan mempengaruhi pada hubungan yang terjadi antar negara dikawasan
sehingga terdapat perkembangan baik itu naik atau menurun tergantung kondisi
politik yang dipengaruhi geografis tadi.
Mempererat hubungan kerjasama, ekonomi disektor
perdagangan, politik, budaya dan militer.
Seperti di awal
tadi bahwa geografis memberikan perkembangan yang awalnya dari hubungan
perdagangan kemudian berkembang ke bidang-bidang lain, karena pada dasarnya
manusia itu saling membutuhkan. Dengan kondisi inilah yang membuat saling
ketergantungan satu sama lain sehingga semakin lama hubungan itu akan semakin
menguat.
Kemajuan teknologi.
Kemajuan
teknologi merupakan pengaruh dari geografis tadi, dengan adanya hubungan antar
negara mendorong masing-masing negara bersaing untuk menciptakan penemuan-penemuan
baru di bidang teknologi, dengan adanya hubungan internasional memungkinkan
terjadinya pertukaran ilmu pengetahuan di bidang teknologi sehingga teknologi
berkembang semakin maju.
Timbulnya persaingan di berbagai bidang untuk
mencari keuntungan.
Persaingan
disini terjadi karena setiap negara berlomba-lomba untuk mendatangkan
keuntungan, nah karena banyaknya negara yang berpartisipasi tentunya akan ada
timbulnya persaingan baik itu ekonomi, politik, dan budaya pada intinya
persaingan ini terjadi untuk mempertahankan eksistensinya pengaruhnya.
Terjadinya sengketa wilayah karena kepentingan
masing-masing negara.
Sengketa yang
terjadi bisa dikarenakan persaingan, baik itu kebutuhan akan pangan dan lahan yang
terus meningkat, kandungan sumber daya yang dimiliki suatu wilayah menakibatkan negara lain tertarik memperebutkannya
sehingga terjadilah sengketa wilayah, sengketa wilayah ini tentuya sering
terjadi antara negara yang saling bertetangga.
Perang dikarenakan perebutan sumber daya alam dan
wilayah.
Perang akibat
perebutan sumber daya dan wilayah ini merupakan kelanjutan sengketa wilayah
karena kepentingan masing-masing negara. Awalnya bermula dari batas wilayah
yang tumpang tindih yang biasanya dimana wilayah ini memiliki potensi sumber
daya untuk dimanfaatkan, disaat negara yang yang bersengketa sadar bahwa
wilayah itu memiliki potensi strategis maka masing-masing pihak akan berupaya
untuk mendapatkannya yang awalnya konflik diakibatkan masalah batas teritori, namun
karena tidak pernah terjadi kesepakatan dan segala upaya untuk menghentikan
ketegangan gagal, maka perang menjadi jalan terakhir untuk masing-masing negara
yang terlibat ke dalam permasalahan ini dan perlu kita ingat lagi bahwa perang
dapat tejadi dalam waktu yang singkat maupun panjang dan bahkan bisa berkembang
menjadi perang skala besar jika ada pihak-pihak tertentu yang juga memiliki
kepentingan ikut terlibat.
Komentar
Posting Komentar